Sabtu, 15 Januari 2011

Settingan dan cara buat MX mu ngebutz!!!




- Kalo untuk mengoptimalkan performa MX (sampe batas max standarnya) bisa dilakukan dengan
mengupgrade pengapian (CDI, koil, busi),
menambah main jet/pilot jet di karburator atau upgrade kampas/per kopling.
Performa MX bakal jadi maximal, lebih efisien dan bertenaga dari standar pabrik. Tapi itu masih di dalam batas kemampuan mesin standarnya.

- Sedang untuk menambah performa, gak ada jalan lain, harus maen2 di mesin dan system pembakaran.
Yang paling ringan mungkin ganti karburator dengan yang venturinya paling gede, mengupgrade jeroan mesin (Piston, gearbox dll)
sampe mengganti blok mesin dengan yang ber-cc lebih besar. Kemampuan MX pasti lebih meningkat dari standarnya, asal settingannya pas.

CDI BRT hyperband/dualband limiternya sampe 20ribu RPM.
Karena itu bisa disebut unlimit karena jarang ada motor yang mesinnya sanggup sampe 20ribu RPM.
Motor2 di MotoGP aja rata2 cuman sampe 17 - 18ribu RPM.
Cuman Ducati GP8 punya Stoner yang sanggup sampe 19ribu,
itu juga tenaganya terlalu gede hingga Stoner sendiri gak bisa nguasain, makanya diturunin lagi jadi 18ribu RPM.
jadi CDI BRT Hyperband/dualband tu sama aja,gak ada bedanya asal settingannya pas.paling bedanya CDI BRT Dualband tuh pemasangannya lebih simpel
tinggal copot CDI ori dan plek deh,gak ribet kayak Hyperband yang harus di jumper sama CDI Ori'y..


Untuk jadiin Mx loe tambah gila tuh gampang tinggal lakuin za tips berikut :


CDI : klo dompet paspasan pke CDI BRT Hyperband/Dualband tapi kalo lagi banyak pke CDI XP HP 7 Andrion/Cheetah Power/Rextor Monster/Ciomas ato juga pke Vortex.
Koil : Supra X 125 ato Blue Thunder 2
Busi : Denso Iridium ato NGK Platinum
pilot/main jet : 27/204 tapi kalo karbu orsi mau di ganti pke karbu yang venturinya lebih besar ga usah ganti Pilot/main jet.
Karburator : Keihin no 26/28 ato bisa pake koso no 26/28 kalo mau lebih mantap pke karbu Mikuni TM24/TM28-sudko.Harga untuk TM24 Rp 1,5 jt dan TM28 Rp 1,7 jt.
Blok mesin/Piston : di bubut silinder kopnya/piston standar.klo mau lebih gila ada di JKT paket Bore Up Mx jadi 165Cc+CDI XP HP 7 Andrion+koil XP Andrion Series CMC 2 A cuma Rp 2.400.000,00.
Per Klep/klep : per klep dan klepnya pke TK Racing
Kampas/per Kopling : karisma/BRT ato pke paket kampas dan per kopling TDR terus rumah kopling di jebolin supaya tambah mantap
Gear set : ganti pke RX King 15-37 harga Rp 160.000,00
noken AS (CAMSHAFT): di bubut ato ganti pke HISPEED harga Rp 450.000,00 ato katanya ada orang bengkel bilang pke Camshaft Andrion SR-7 Harga belum di ketahui.
Terakhir Cabut smua Dekompresi...
eits jngn lupa pke cakram belakang biar Mx loe tambah gagah!!


DI JAMIN MX ANDA JADI KEBUT BANGET DI ATAS STANDAR,malah V-Ixion juga bisa kalah!!!!
SELAMAT MENCOBA DAN BEREKSPERIMEN!!!

WARNING AND CAUTION :
"THIS TEXT AND ARTICLE JUST FOR JUPITER MX 135Lc ONLY, NOT FOR OTHER MOTORCYCLE"

TachyonV-ixion sudah diluncurkan dengan sukses. Bagi yang sudah menikmatinya, berbahagialah karena motor ini memang canggih. Untuk saat ini belum ada motor sport-tulen resmi (bukan build-up) yang secanggih V-ixion. Simak saja daftar fiturnya yang cukup panjang itu. Dan asyiknya adalah karena semua kecanggihan itu dapat ditebus dengan uang yang relatif tidak terlalu mahal. Bandingkan saja dengan pesaing tuanya yang harganya jauh di atas, tetapi apa yang Anda dapat? Hanya motor berteknologi jadul (jaman dulu) dengan stempel merek terkenal.

Bagi yang sedang inden dan sampai sekarang belum mendapat kiriman V-ixion, silakan geregetan menunggunya. Tetapi bagi yang ngebet dengan teknologi V-ixion yang tinggi tapi duitnya cekak, jangan risau! Anda bisa beli bebek rasa V-ixion! Weks, apa pula ini?


V-ixion memang motor baru Yamaha yang fenomenal. Tetapi V-ixion bukan hal yang baru. 200 parts dari V-ixion merupakan sharing parts yang juga bisa ditemukan di motor Yamaha yang lain. Strategi common parts ini memang strategi yang jitu dalam menekan ongkos produksi V-ixion. Walau pun begitu, masih banyak sekali teknologi unggulan V-ixion yang belum ada di motor Yamaha (di Indonesia) sebelumnya. Misalnya: injeksi, LAS (lean-angle sensor), Deltabox, dll.

Tetapi kali ini fokus tulisan saya sementara bukan untuk V-ixion, tetapi untuk Jupiter MX. Paling tidak MX sudah menyumbangkan beberapa teknologinya demi kesuksesan V-ixion. Untuk diketahui, basis mesin V-ixion diambil dari MX tetapi kapasitasnya diperbesar, dari 135 cc menjadi 150 cc. Demikian juga dengan sistem pendinginan mesin, pembuangan mesin, dan suspensi monoshock.

Kalau diibaratkan hutang, maka V-ixion berhutang banyak pada Jupiter MX. Keberhasilan V-ixion sedikit-banyak telah disumbang oleh Jupiter MX yang telah berhasil melewati ujian yang dilakukan oleh masyarakat penggunanya selama hampir 2 tahun sejak kehadiran pertamanya di bulan Oktober 2005.

Karena V-ixion berhutang pada Jupiter MX, sudah selayaknya jika kelak V-ixion melunasinya. Bagaimana caranya? Gampang kok! Caranya sama seperti ketika MX memberikan teknologinya, V-ixion juga harus memberikan teknologinya pada MX. Banyak teknologi V-ixion yang dapat diadopsi oleh MX, misalnya: sistem injeksi, LAS dan chasis delta box, dll. Weks… chasis-nya juga diberikan ke MX? Jangan salah! Suzuki FU150 juga menggunakan chasis delta box walau pun dimensinya imut.

Wah, kita bisa membayangkan generasi baru Jupiter MX ya? Paling tidak generasi baru Jupiter MX harus sudah memiliki sistem injeksi dan ber-chasis delta box. Soal desainnya yang full fairing boleh saja tetap dipertahankan tetapi bentuknya dipermanis, misalnya dengan melembutkan sudut-sudut tajam MX dan juga penggunaan lampu utama yang nemplok di fairing. Desain lampu utama model begini memang sedang ngetren, lihat saja kerennya lampu Mio MX atau Nouvo baru. Lampunya double juga oke, yang di fairing sebagai lampu utama sedangkan yang di setang berfungsi sebagai lampu tembak. Hihihi… emang mau dipake nembak apa, Mas Bro?

Yah pokoknya begitu deh. MX baru harus lebih canggih. Masyarakat tidak keberatan jika kapasitasnya dinaikkan menjadi 150 cc serupa V-ixion. Ini malah menjadi nilai plus bagi MX karena positioning-nya naik ke tingkat yang lebih tinggi. Jangan takut bersaing dengan Suzuki FU, toh MX masih pegang kendali di prestasi pejualan.

Kalau sudah begini berarti Jupiter MX yang baru berhak menyandang gelar “Z” seperti yang sudah sering dilakukan Yamaha saat melemparkan produk revisinya. Ingat Scorpio dan Nouvo kan? Kedua motor ini sudah punya versi “Z” yang merupakan perbaikan versi sebelumnya. Kapan ya keluar Jupiter MX Z?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar